Pencegahan Pengapuran Tulang

Pencegahan Pengapuran Tulang – Salah satu masalah kesehatan sering dialami oleh orang lanjut usia adalah pengapuran. Pengapuran pada sendi atau pun pada tulang bukan lah yang baik terjadi, sebab kondisi tersebut bisa mengganggu gerak tubuh penderitanya. pengapuran tulang bisa terjadi karena diawali dengan adanya pengapuran pada sendi lebih dahulu. karena pengapuran pada sendi sudah terlalu parah, sehingga pengapuran pada tulang akan dialami, sebab kondisinya merambat. Nama lain dari terjadinya pengapuran tulang ialah osteoarthritis, sebab hal ini diawali oleh penyakit pada sendi lebih dulu. Pengapuran tulang umumnya dialami oleh seseorang yang telah lanjut usia, sekitar usia 50 tahun keatas, yang di dukung juga oleh kebiasaan buruk di kala usia muda tidak merawat kesehatan tulang dan sendi dengan baik, jadi ketika usia semakin bertambah tua lebih mudah untuk terserang penyakit pengapuran tulang. Kondisi penderita pengapuran tulang bias sulit untuk berjalan jika bagian kaki yang mengalami pengapuran, dan pada saat menggerakkan tubuh bisa terasa sakit.

Yang terjadi ketika menderita pengapuran tulang ada yang rusak pada bagian jaringan ikat, kerusakan terjadi secara perlahan lahan, yang awalnya menyerang sendi saja namun karena semakin parah maka bagian tulang pun juga akan terjadi juga.Penderita pengapuran tulang dari kalangan usia lanjut lebih dominan, karena usia menjadi salah satu faktor risiko pengapuran tulang. Sebab usia lanjut juga menurunkan fungsi beberapa organ tubuh termasuk pada tulang dan juga sendi penderitanya. di bandingkan pria, wanita lebih mudah untuk menderita penyakit pengapuran tulang, karena kondisi tertentu. Risiko untuk menderita pengapuran tulang lebih tinggi pada seseorang yang memiliki pekerjaan berat, yang apabila dilakukan selalu membuat persendian mendapatkan tekanan berlebihan.

Tekanan berlebihan pada sendi bisa menyebabkan cedera di bagian sendi, lalu bisa merambat juga ke bagian tulang. Oleh sebab itu bisa menyebabkan pengapuran tulang juga jika pernah mengalami cedera pada tulang. Lebih buruk lagi jika mengalami cedera diperlukan operasi, karena pernah melakukan operasi pada sendi juga meningkatkan risiko untuk menderita pengapuran tulang dan juga pada sendi. seseorang juga rentan untuk menderita pengapuran tulang apabila tidak menjaganya dengan mengontrol berat badan. Mengontrol berat badan agar stabil dan agar tetap ideal merupakan hal yang perlu dilakukan. sebab beban tubuh yang tidak di jaga bisa menambah beban bagi tulang untuk menopangnya.

Pencegahan Pengapuran Tulang

Sebab beban tubuh yang berlebihan, tulang yang menopangnya pun juga lama kelamaan bisa cedera atau bisa mendapatkan pengapuran tulang suatu hari nanti. Oleh karena itu berat badan berlebihan atau obesitas pun menjadi faktor penyebab pengapuran tulang yang perlu diwaspadai. Banyak yangctelah menduga juga jika penyakit pengapuran tulang terjadi karena memiliki faktor genetik. Jadi perlu hati hati jika memiliki keturunan keluarga yang menderita pengapuran tulang, sebab tidak menutup kemungkinan juga akan dialami suatu hari nanti. Kondisi penderita pengapuran tulang diawal tidak sakit ringan atau sedang yang masih bisa ditahan apabila menggerakkan tubuh yang mengalami pengapuran.

Tetapi rasa sakit bisa semakin bertambah parah jika di diamkan saja, awalnya pengapuran tulang bisa menyebabkan sendi sendi membengkak, seperti sakit sendi pada umumnya. lalu lama kelamaan karena sudah semakin parah ketika menggerakkan sedikit bagian tubuh yang mengalami pengapuran bisa sangat terasa sakit. pada bagian otot pun akan berkurang massanya, sehingga otot akan terasa lebih lemas. Oleh sebab itu jika masih dalam kondisi ringan bisa diatasi dengan mengompres bagian tulang yang mengalami pengapuran dengan menggunakan air dingin atau pun air hangat agar mengurangi rasa sakit. jika sudah semakin parah dapat menggunakan obat pengapuran tulang yang herbal atau pun yang di jual di apotek.

Sebaiknya untuk kondisi yang masih sehat, melakukan pencegahan pengapuran sejak dini akan lebih baik. karena lebih baik mencegah dibandingkan mengobati, berikut pencegahan pengapuran tulang yang bisa dilakukan :

  • Menjaga berat badan, pencegahan pengapuran tulang yang pertama bisa dengan menjaga berat badan. Sebab tidak sedikit orang yang mengalami pengapuran tulang di usia lanjut karena memiliki berat badan yang berlebihan.jadi sebaiknya menjaga berat badan dengan pola makan teratur dan asupan makanan sehat. sebab diet sehat akan lebih baik untuk menjaga kesehatan seluruh tubuh.
  • Olahraga, pencegahan pengapuran tulang yang kedua ialah dengan berolahraga. Melatih kesehatan fisik dengan olahraga secara teratur akan membantu menyehatkan sendi maupun tulang. Karena dengan olahraga dan banyak gerak sehat akan melenturkan sendi dan juga tulang sehingga tidak akan mudah cedera yang bisa menjadi faktor pemicu pengapuran tulang maupun pengapuran sendi.
  • Mengontrol kadar asam urat, yang perlu dilakukan dan sangat penting untuk pencegahan pengapuran tulang ialah dengan mengontrol kadar asam urat. karena jika asam urat tidak terkontrol akan menumpuk di sendi, dan menyebabkan sakit sendi atau penyakit asam urat yang bisa meningkatkan risiko untuk menderita pengapuran tulang juga.
  • Hati hati menjaga kesehatan tulang dan sendi, pencegahan pengapuran tulang juga perlu menjaga kesehatan tulang dan sendi agar tidak cedera maka dari itu lebih hati hati ketika beraktivitas. (By:RM)

Pencegahan Pengapuran Tulang

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Pengapuran Tulang dan Penyakit Lainnya

1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Pengapuran dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Pengapuran Tulang and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.